Pencegahan
Antisipasi sejak dini perlu dilakukan agar wabah virus tidak menyerang ke ponsel. Sekali terkena virus, akan berakibat fatal. Bisa jadi virus tersebut akan menghapus nomor telepon dari daftar nomor telepon. Atau virus dapat pula mengakses internet secara otomatis tanpa disadari sehingga akan 'menyedot' biaya pulsa secara cepat. Semua gerak-gerik penyebaran virus harus dicegah terutama pada media yang ia gunakan untuk menginfeksi.[9]
- Matikan Bluetooth
Pertukaran data, baik dalam bentuk dokumen, lagu, maupun gambar melalui bluetooth berpotensi besar adanya serangan virus. Media ini memang sangat membantu dalam melakukan pertukaran data antar ponsel. Namun sangat berbahaya pula jika lupa mematikan fasilitas tersebut. Untuk mencegah virus melalui media ini, pastikan telah mematikan fasilitas ini.
- Matikan Infrared
Sama halnya dengan bluetooth, infrared juga berpotensi besar sebagai media penyebaran virus ponsel. Umumnya jarak maksimal komunikasi melalui infrared lebih pendek dibandingkan bluetooth. Dan data yang ditransfer pun relatif kecil. Maka fitur ini harus segera dimatikan jika sudah tidak digunakan lagi.
- Non-aktifkan Wi-Fi
Pertukaran dokumen melalui media ini juga berpotensi besar terinfeksi virus. Memang masih perbatas pada ponsel cerdas (smartphone) yang memiliki fasilitas ini, sehingga penyebaran melalui media ini tidak sebesar melalui bluetooth maupun infrared. Namun jika ponsel tersebut berfungsi sebagai modem akan lain ceritanya. Seperti diketahui, internet merupakan sumber segala jenis virus. Apabila ponsel dihubungkan ke komputer dan berfungsi sebagai modem maka virus maupun trojan akan cepat menyusup ke ponsel yng digunakan. Sebaiknya memasang antivirus terlebih dulu pada ponsel sehingga penyebaran virus dapat deteksi.
- Cable Data
Sama halnya dengan Wi-Fi, media ini merupakan sarana paling efektif sebagai penyebaran virus. Pasalnya, ponsel secara langsung terhubung dengan komputer ketika melakukan transfer data. Memang, dengan cable data proses transfer akan lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan media lain. Hati-hati jika menginstal game, theme, maupun nada dering. Bisa jadi aplikasi tersebut telah disusupi virus. Umumnya, virus mengelabui mangsanya dalam bentuk yang disukai masyarakat seperti gambar-gambar menggiurkan. Segera nonaktifkan sambungan komputer jika telah selesai mentransfer data.
- Hati-hati koneksi ke Internet
Oleh karena teknologi ponsel hampir mendekati komputer, kegiatan yang berhubungan erat dengan internet dapat pula dilakukan dengan ponsel seperti penerimaan email, chatting, pengunduhan nada dering, musik, aplikasi, maupun menginstalasi aplikasi secara daring. Hal inilah yang memicu tersebarnya virus ponsel secara cepat. Apabila ponsel tidak dilengkapi dengan antivirus, jangan coba-coba melakukan koneksi ke jaringan internet melalui ponsel jika tidak ingin terinfeksi virus. Meskipun hanya sebatas chatting atau menerima email. Spam dan virus akan menyusup melalui sarana tersebut.
[sunting]Antivirus ponsel
Serangan virus yang sulit untuk dihindari, memacu perusahaan pengembang software untuk membuat antivirus yang tepat. Beberapa contoh antivirus ponsel antara lain adalah:
[sunting]SimWorks antivirus
Antivirus ini cukup ampuh melawan beberapa virus yang menyerang ponsel seperti Cabir A, Cabir B, Cabir C, Trojan the Mosquitos dialer, Trojan skulls, Trojan Locnut, dan lain-lain. Aplikasi ini dibuat untuk ponsel symbian seri 60 dan UIQ. Seperti nokia 6600, Sony Ericson P900 dan sebagainya.
Kemampuan SimWorks antivirusantara lain:
- Memindai file dan pesan secara realtime ketika masuk ke ponsel untuk mencegah terjadinya infeksi lanjutan
- Dapat digunakan secara manual jika kita kurang yakin dengan kondisi file dalam ponsel kita
- Melakukan scanning secara otomatis dalam interval waktu tertentu sesuai dengan keinginan kita.
- Aktif secara otomatis saat ponsel dinyalakan.
- Menampilkan log hasil scanning
- Terintegrasi dengan server untuk dapat melakukan pemutakhiran definisi virus bila ditemukan virus jenis baru yang bisa diatasi
- Bisa ditransfer ke ponsel lain.
[sunting]Kaspersky Antivirus Mobile
Kaspersky adalah perusahaan antivirus dari Rusia. Pada awalnya, pada tahun 2004 mereka berhasil mendeteksi dan menghilangkan virus di ponsel bersistem operasi Symbian dan juga windows. Virus yang dapat mereka atasi adalah jenis Trojan dan juga worm.
Kemampuan Kaspersky antivirus antara lain adalah:
- Mengeluarkan bunyi ketika virus terdeteksi
- Scanning otomatis terhadap file yang masuk ke ponsel
- Scanning manual bagi pengguna ponsel
- Menampilkan log hasil scanning
- Pemutakhiran via GPRS
[sunting]F-Secure Mobile antivirus
Aplikasi ini dibuat oleh perusahaan asal Finlandia. Khusus untuk ponsel mereka bias mengatasi Cabir, Trojan Dialer, dan Commwarrior. Kemampuan F-secure antivirus antara lain adalah:
- Scanning realtime terhadap virus yang mencoba untuk masuk
- Pemutakhiran database virus hasil riset F-secure melalui koneksi HTTPS
- Deteksi virus otomatis terhadap koneksi data untuk koneksi Over The air
- Pemutakhiran aplikasi otomatis
- Pendataan jenis virus yang ditemukan secara digital ke system database F-secure t
[sunting]Symantec Mobile Security for Symbian
Perusahaan pembuat software ini merupakan market leader di kelasnya. Anti virusnya yang terkenal adalah Norton. Dengan antivirus ini, ponsel tidak hanya dapat terlindung dari virus saja tetapi juga koneksi nirkabel yang tidak dapat dipercaya. Setiap dua tahun sekali akan di mutakhirkan produknya.
Kemampuan antivirus Symantec:
- Mendeteksi dan menghapus secara otomatis virus dan kode malware lainnya
- Memiliki monitor firewall built in terhadap komunikasi LAN/WAN dan memblokir file yang dicurigai
- Melindungi sejak pertama kali terinstall, secara otomatis menghidupkan proteksi antivirus dan menutup port yang dapat ditembus oleh virus.
- Mudah digunakan
- Proteksi real time terhadap SMS, EMS, MMS yang memiliki kode berbahaya.
- Scanning manual sesuai keinginan pengguna
- Menginformasikan kepada pengguna dengan sistem alert akan munculnya virus, pemutakhiran terbaru dan ketika layanan hampir kadaluarsa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar